22.07.10 13:22 nasrun 
 | Kunjungan PM Hungaria Viktor Orbán di Berlin Indonesian forum Berlin News, Kamis,22.Juli 2010 Kamis,22.Juli 2010 Kunjungan PM Hungaria Viktor Orbán di Berlin Viktor Orbán sebagai PM Hungaria baru adalah hasil pemilu bulan Mai 2010 sesudah 8 tahun mengjadi oposisi. Pemerintah aliran kanan yg berkoalisi dng extrim kanan. Konsilidasi ekonomi dan financing melanda Hungaria yg dahsyat dimana Rakyat dan korban politik memerlukan pimipinan yg lihai. Sesudah bertahun tahun berjalan pertikaian politik di dalam negeri, diperlukan bentuk baru dari freedom. Selain itu Hungaria akan mengambil alih EU-Ratpresidentschaft awal tahun 2011. Berarti disamping masalah dalam negeri sendiri yg mengahalami krisis ditambah satu tanggung jawab baru selama 6 bulan yg tidak ringan. Pidato PM Hungaria kemarin di gedung komisi EU-Jerman sesudah selesai undangan Kanslir Jerman Angela Merkel. Tanpa pertolongan Jerman dan mantan Kanslir Jerman Helmu Kohl, Hungaria tidak akan mengcapai stabilisasi ekonominya kata PM yg pernah jadi komisaris EU dan menteri luar negeri Hungaria. Perhatian Masyarakat sangat banyak di gedung Komisi Europa kemarin malam. Suasana sangat mengesankan dimana PM Hungaria yg masih mudah dan pintar mananggapi masalah negerinya dengan berbagai pertanyaan walaupun dng bahasa hungaria sepanjang pidatonya selama 90 menit kemarin. Kita melupakan saja masalah WM football 1952 final antara Jerman dan Hungaria. Dan kejadian 1956 sehubungan pendudukan Russia masih tetap mengjadi peringatan bangsanya. Tahun 1990 konstitusi Hungaria diperbaharui yg banyak memerlukan energy melalui masa peralihan. Tahun 1949 telah terbentuk konstitusi pertama Hungaria. Pada tahun itu Hungaria mendapatkan kehidupan baru dng seluruh lapisan rakyat Hungaria yg berjumlah hanya 10 juta orang. Sesudah pemilihan baru tahun 2010 dan sebagai tahun yg sukar buat Hungaria. Tahun 2010 adalah tahun revolusi sosial. Masa pensiun di Hungaria menjadi sampai 65 tahun. Reformasi dlm financing, mengatasi masala demography. Demikian juga masalah ketidak puasan sebahagian besar pemilu sehingga extrim kanan sampai duduk di parlemen dng 12% suara. PM Viktor Urban sangat optimis menanggulangi nasib bangsanya baik masalah politik, sosial dan terutama krisis ekonomi yg melanda negerinya. Krisis ini terjadi juga di Poalndia, Ceko, Slovakia danRomania dll . Satu juta lapangan kerja di Hungria harus dicapai dan kalau tidak pemerintah harus turun. Hungaria membutuhkan tenaga kerja melihat situasi demography. Rupanya masalah demography mengjadi persoalan di Eropa. Dan kalau ExportJerman makin naik, maka berarti juga Hungaria akan turun berenang. Eropa dapat start kalau hubungan dengan Russia dan USA mengjadi erat. Dengan kata lain Eropa harus menuruti jalur politik USA. Eropa bukan daerah perbatasan tetapi harus memper-erat hubungan dengan Russia.
Ali Nasrun http://untkuindonesiaku.blogspot.com/
|